Pie Pir Cheddar

Louis Miller 20-10-2023
Louis Miller

Ketika saya masih kecil, saya ingat Ayah saya selalu memotong sepotong keju cheddar untuk pai apel hangatnya. Sebagai seorang gadis muda, saya selalu berpikir bahwa ini adalah kebiasaan yang aneh, dan tidak bisa membayangkan bagaimana mungkin keju dan pai apel bisa disatukan.

Lihat juga: Cara Memasak dari Awal Saat Waktu Anda Terbatas

Sekarang saya sudah lebih tua dan memiliki selera yang lebih 'dewasa', saya benar-benar bisa memahami dari mana dia berasal!

Ini adalah pai yang manis dan sangat menyegarkan. Dapat disajikan hangat atau dingin dan akan menjadi tambahan yang bagus untuk acara potluck atau BBQ musim panas!

Ini adalah perubahan yang menyenangkan dari pai apel dan ceri pada umumnya, tetapi tidak terlalu "aneh", jika Anda tahu apa yang saya maksud 🙂.

Pie Pir Cheddar

(Diadaptasi dari Majalah Taste of Home)

  • 4 buah pir besar yang matang, kupas dan iris (atau jika Anda tidak memiliki pir atau sedang tidak musimnya, gunakan pir kalengan sebagai gantinya. Saya menggunakan 2 stoples untuk mengisi kerak saya. Anda mungkin perlu menyaring sebagian sirupnya).
  • 1/4 cangkir sucanat atau pemanis pilihan Anda (Anda mungkin membutuhkan lebih sedikit atau lebih banyak, tergantung pada rasa manis pir Anda. Atau, Anda bisa menghilangkannya sama sekali)
  • 1 sendok makan bubuk garut, atau tepung maizena bebas transgenik
  • 1/8 t. garam (saya suka yang ini)
  • 1 kulit pai yang belum dipanggang

TOPPING:

  • 1/2 cangkir keju cheddar parut
  • 1/2 cangkir tepung terigu utuh
  • 1/4 cangkir mentega cair
  • 1/4 cangkir sucanat atau gula organik
  • 1/4 sendok teh garam

Lihat juga: Cara Menggunakan Tempayan Fermentasi

Campurkan pir, sucanant, bubuk garut, dan garam. Tuang ke dalam kulit pai yang belum dipanggang.

Campur semua bahan topping menjadi satu dan oleskan di atas isian.

Panggang pada suhu 425 derajat selama 25-30 menit atau sampai keju meleleh dan isiannya berbuih. Ingatlah untuk menggunakan kertas timah atau pelindung kulit agar kulit tidak gosong dan renyah!

Dinginkan selama 10-15 menit sebelum disajikan agar sedikit mengeras.

Sajikan hangat atau dingin, simpan di lemari es.

Mencetak

Pie Pir Cheddar

Bahan

  • 4 buah pir besar yang matang, kupas dan iris
  • 1/4 cangkir sukrosa atau pemanis lainnya (seperti ini)
  • 1 sendok makan bubuk garut, atau tepung maizena bebas transgenik
  • 1/8 t. garam laut (saya suka yang ini)
  • 1 kulit pai yang belum dipanggang
  • TOPPING:
  • 1/2 cangkir keju cheddar parut
  • 1/2 cangkir tepung terigu utuh
  • 1/4 cangkir mentega cair
  • 1/4 cangkir sucanat atau gula organik
  • 1/4 sendok teh garam laut
Mode Masak Mencegah layar Anda menjadi gelap

Petunjuk

  1. Panaskan oven hingga 425 F
  2. Campurkan pir, sukun, bubuk garut, dan garam
  3. Tuang ke dalam kulit pai yang belum dipanggang
  4. Campur semua bahan topping menjadi satu dan oleskan di atas isian
  5. Gunakan kertas timah atau pelindung kerak agar kerak tidak gosong dan renyah
  6. Panggang pada suhu 425 derajat selama 25-30 menit sampai keju meleleh dan isiannya berbuih
  7. Dinginkan 10-15 menit sebelum disajikan
  8. Dapat disajikan hangat atau dingin
  9. Simpan di lemari es

Catatan

Saya menggunakan 2 toples pir kalengan rumahan untuk mengisi kerak saya, tetapi Anda mungkin perlu menyaring sebagian sirupnya jika Anda melakukan ini

Bahkan suami pun menyukainya, dan dia pasti skeptis saat melihat saya memarut keju untuk pai kami 😉.

Tulisan ini adalah bagian dari Real Food Friday

Louis Miller

Jeremy Cruz adalah seorang blogger yang bersemangat dan dekorator rumah yang rajin yang berasal dari pedesaan New England yang indah. Dengan ketertarikan yang kuat pada pesona pedesaan, blog Jeremy berfungsi sebagai surga bagi mereka yang bermimpi membawa ketenangan kehidupan pertanian ke dalam rumah mereka. Kecintaannya untuk mengumpulkan kendi, terutama yang disukai oleh tukang batu terampil seperti Louis Miller, terbukti melalui postingannya yang menawan yang dengan mudah memadukan keahlian dan estetika rumah pertanian. Penghargaan mendalam Jeremy untuk keindahan sederhana namun mendalam yang ditemukan di alam dan buatan tangan tercermin dalam gaya tulisannya yang unik. Melalui blognya, dia bercita-cita untuk menginspirasi para pembaca untuk membuat tempat perlindungan mereka sendiri, penuh dengan hewan ternak dan koleksi yang dikuratori dengan hati-hati, yang membangkitkan rasa ketenangan dan nostalgia. Dengan setiap postingan, Jeremy bertujuan untuk mengeluarkan potensi di dalam setiap rumah, mengubah ruang biasa menjadi retret luar biasa yang merayakan keindahan masa lalu sambil merangkul kenyamanan masa kini.